Header Ads

Review #2 - Kosmik MOOK #1


            Pada kesempatan ini, saya akan memberikan ulasan saya tentang komik yang terbit setiap bulan. Komik ini merupakan kompilasi dari beberapa judul komik asal Indonesia.
image copyright : kosmik.id
  • Judul                     : Kosmik Mook
  • Penulis                  : Various author 
  • Penerbit                 : Gramedia 
  • Label                     : Kosmik 
  • Edisi                      : 01 
  • Tahun terbit           : 2015 (cetakan 1) 
  •  Tebal                     : 140 halaman

Komik yang satu ini mengusung format media “MOOK”. Yaitu singkatan dari magazine book.  Di dalam komik ini terdapat beberapa judul komik yang akan bersambung ke issue berikutnya. Tapi ada pula judul komik yang langsung selesai dalam satu issue atau lebih dikenal dengan one shots. Pada issue ini juga terdapat satu preview  komik. Kebanyakan dari judul pada komik ini mengangkat tema kearifan lokal. Dengan tujuan untuk lebih memperkenalkan Nusantara kepada para pembaca.
Langsung saja kita menuju ke pembahasan tiap judul. Yang pertama adalah Rixa. Ditulis oleh Haryadhi, judul ini sukses menjadi cover pertama dari seri Kosmik MOOK. Sesuai dengan tagline-nya ; Dream of Space, Rixa menceritakan tentang mimpi seorang gadis Indonesia bernama Antariksa atau lebih dikenal dengan Riksa untuk menembus antariksa.
Ia bukanlah berasal dari keluarga berada. Dan walaupun hanya bekerja sebagai buruh petik kelapa sawit di Malaysia, ayahnya tidak pernah berhenti untuk menyemangati Riksa. Dengan harapan agar anaknya kelak bisa mempuyai kehidupan yang lebih layak. Pada issue pertama ini, diceritakan masa lalu Riksa dan awal mula kecintaan Riksa pada dunia astronomi.
Judul kedua yaitu Jamu Sakti. Dari judul sudah terlihat bahwa judul ini mengangkat tema yang sangat “Indonesia”, yaitu jamu. Seperti yang kita ketahui bahwa jamu adalah obat tradisional Indonesia yang dibuat dari bahan-bahan alami. Jamu digunakan untuk mengobati penyakit atau juga bisa digunakan untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Dari khasiat dan kegunaan jamu tersebut, Ockto Baringbing dan Mogri lalu mejadikannya tema dari Jamu Sakti.
Berlatar belakang pada masa depan, pada masa itu pemerintah sedang berusaha untuk menyaingi kekuatan dari negara maju. Akhirnya diputuskan untuk menjalankan sebuah proyek rahasia. Yaitu dengan membuat sebuah pasukan tentara super dengan bantuan dari jamu. Tapi pastinya sebuah proyek membutuhkan sebuah objek percobaan. Dan setelah melewati berbagai pertimbangan diputuskan bahwa objek percobaan proyek ini adalah para siswa SMP. Dari sinilah awal mula konflik cerita Jamu Sakti. Mampukah para siswa SMP tersebut bertahan dari percobaan tersebut? Semoga saja.
Lalu, ada The Cute Hearted Roshan Sniper : Pavlichenko atau bisa disingkat TCHRS Pavlichenko. Ditulis oleh Esa dan Dhana. Jika anda termasuk pembaca setia komik Indonesia pastilah tahu dengan sniper macho berkostum Sailor Moon ini. Ulahnya yang konyol serta gayanya yang sok imut pastilah anda ingat. Pada issue ini diceritakan datangnya Pavlichenko ke Indonesia. Kedatangan yang tak diduga-duga.
Selanjutnya ada Si Juki Space Adventure. Ditulis oleh Faza Meonk si komikus yang sedang naik daun. Karakter komik yang mengaku anti-mainstream ini juga ada dalam Kosmik MOOK issue pertama ini. Diceritakan bahwa Si Juki yang mulai muak dengan kehidupan di bumi. Tiba-tiba datanglah dua robot yang membawa kerusuhan. Siapakah sebenarnya mereka? Dan apa yang mereka lakukan?
Lalu setelah  Si Juki, ada satu preview dari komik Raibarong yang ditulis oleh Alex Irzaqi. Oiya, Raibarong ini sudah memiliki kompendiumnya sendiri. Diterbitkan juga dengan label yang sama yaitu Kosmik. Menceritakan petualangan sebuah boneka hidup  yang tidak bisa mati bernama Raibarong. Dengan misi mencari seorang pemuda berambut emas. Walaupun tidak bisa mati, bukan berarti petualangan Raibarong tidak akan sulit.
Di issue pertama ini, hanya ditunjukkan sebagian kecil dari kompedium Raibarong. Jika anda ingin mengetahui kelanjutan cerita dari Raibarong, maka anda harus membeli kompedium tersebut. Yah, namanya juga cuma preview.
Selanjutnya ada komik one shot berjudul T-Rex Nggak Bisa Terbang. Sesuai namanya, komik ini hanya terdiri dari satu episode. Ditulis oleh K. Jati, komik ini bercerita tentang sebuah keluarga yang terdiri dari ibu, kakak, dan adik. Mereka sedang berlibur dan mampir ke sebuah restoran. Si adik diceritakan memiliki kemampuan untuk meramal masa depan hanya dengan melihat susunan pada kentang goreng. Cukup aneh bukan. Tapi anehnya, ramalan tersebut pasti terjadi, tak peduli seberapa anehnya ramalan tersebut. Lalu, ramalan kali inilah yang akan membawa kita menuju ke konflik cerita. Ramalan apakah itu? Kita lihat saja nanti.
Terakhir, ada Manungsa yang ditulis oleh Erfan Fajar. Judul ini juga mengambil latar belakang di masa depan. Di mana kemajuan teknologi di Indonesia sudah berkembang sangat pesat. Menceritakan tentang kaka beradik yang bernama Kana dan Rakai. Kana adalah seorang ilmuwan yang sedang meneliti penyebab bencana besar yang pernah menimpa kota kelahirannya. Bencana yang telah mengambil kedua orang tua mereka. Di akhir episode ini, terjadi kerusuhan ada tempat lain, yang mungkin menjelaskan tokoh utama lainnya.
Saya agak kecewa dengan beberapa judul. Seperti TCHRS Palichenko, dikarenakan jumlah halaman yang sedikit,  sehingga ceritanya terkesan kurang dan garing. Semoga saja pada issue berikutnya judul ini memiliki lebih banyak halaman. Lalu, ending pada T-Rex Nggak bisa Terbang juga sangat menggantung.
Tetapi saya juga menyukai beberapa judul, seperti Rixa dan Manungsa. Kedua judul tersebut memfokuskan latar dan tokoh di Indonesia.  Pemilihan tema juga sudah bagus dan out of the box.
Secara overall, saya menyukai semua cerita pada komik ini yang mengangkat tema dan latar di Indonesia. Semoga ada lebih banyak komik yang mengangkat tema kearifan lokal sehingga kita bisa lebih bangga kepada perindustrian komik di Indonesia.
Sekian review Kosmik MOOK edisi 1 dari saya. Thanks for reading.
 
Powered by Blogger.